Selasa, 20 Desember 2011

Markus 16:9-20 adalah Ayat Tambahan?

blurry_eyes berkata:

kalo gitu saya mau nanya ya
according to www.gospel-mysteries.net/ending-mark.html kitab markus sebenernya cuma sampe 16:8,
how do u explain it?
kalo gitu sisanya adalah penambahan dikemudian hari?
Pertanyaan itu untuk Kristiani. Tetapi kalo menurut saya sih, penambahan itu dimaksudkan untuk menutupi 2 pertanyaan yg berbahaya. 1. Kemana mayat Yesus jika ia benar disalib? 2. Bagaimana kelanjutan kisah Yudas Iskariot, kok dia menghilang begitu aja?
Utk no.1 mereka menjawab bahwa Yesus bangkit lagi setelah mati di tiang salib lalu diangkat ke langit.
Utk no.2 mereka menjawab bahwa Yudas gantung diri.

Jika dua pertanyaan itu ditanyakan kepada saya, maka saya akan menjawab: 1. Nabi Isa telah diangkat pada malam penangkapan. 2. Yudas ditangkap dan digantung, bukan gantung diri.

Seandainya tidak ada penambahan itu, maka terlihatlah bahwa apa yg dikatakan Al-Qur`an itu benar.
Sesungguhnya Yesus tidaklah disalib. Yesus itu diangkat pada malam penangkapan. Lalu Yudas itulah yang ditangkap karena wajah dan suaranya telah diubah oleh Allah sehingga mirip dengan Yesus.
Lalu Yudas (yg disangka Yesus) diinterogasi dan berkata, “Anak manusia telah ada di langit” gubernur berfikir bahwa orang ini pasti sudah tidak waras, sudahlah, bebaskan saja dia.

Namun Yahudi yg mulai menyadari bahwa mereka telah salah tangkap tak ingin rahasia mereka (yaitu rencana jahat mereka utk membunuh Yesus) terungkap. Kebetulan sekali yg ditangkap itu adalah yg tahu rencana jahat tersebut. Maka orang itu haruslah dibunuh. Setelah Yudas diserahkan kepada imam Yahudi untuk dihukum sesuai Taurat, mereka pun mengeksekusi Yudas dg cara yahudi.

Yohanes 18:31 Kata Pilatus kepada mereka: “Ambillah Dia dan hakimilah Dia menurut hukum Tauratmu.”
Deu. 21:22-23 And if a man have committed a sin worthy of death, and he be to be put to death, and thou hang him on a tree: His body shall not remain all night upon the tree, but thou shalt in any wise bury him that day; (for he that is hanged is accursed of God;) that thy land be not defiled, which the LORD thy God giveth thee for an inheritance. [KJV]
Hal ini diakui oleh Paulus: Acts 5:30 The God of our fathers raised up Jesus, whom ye slew and hanged on a tree. [KJV]
Yohanes 19:34 tetapi seorang dari antara prajurit itu menikam lambung-Nya dengan tombak, dan segera mengalir keluar darah dan air.

Orang yang disalib, tidak ditikam lambungnya, tetapi dipatahkan lututnya. Penikaman ini untuk memastikan bahwa orang yang digantung itu telah benar2 mati. Itulah sebabnya pada mayat Yudas terdapat bekas pada leher dan juga perutnya terburai.

Setelah mayatnya diturunkan, ia dikuburkan. Namun pada malamnya orang suruhan imam Yahudi, yang telah berkomplot dengan tentara Roma, mencuri mayat Yudas dari kuburnya dan meletakkan mayatnya di suatu area yang kemudian disebut Tanah Darah.

Jika hal ini diketahui oleh publik, maka para imam Yahudi akan dibunuh karena telah merencanakan pembunuhan terhadap Nabi Isa. Lalu orang-orang Yahudi akan percaya bahwa Nabi Isa memang seorang utusan Allah. Dengan demikian, doktrin-doktrin palsu selanjutnya tidak perlu lahir. Percuma, kedok sudah terbongkar. Namun, karena mereka telah berhasil mengaburkan kenyataan tersebut, lahirlah doktrin-doktrin bahwa Yesus disalib itu memang sudah rencana Tuhan untuk menebus dosa asal.

Dosa asal? Memangnya ada dosa asal? Dosa asal, penebusan melalui penyaliban, semua itu hanyalah tipuan yahudi untuk menutupi kebusukan mereka. Mereka rela orang lain tersesat, asalkan mereka bisa hidup lebih lama lagi. Mereka menjual banyak jiwa kepada setan hanya untuk ‘memperpanjang’ umur mereka. Sungguh kasihan orang-orang yang telah mereka sesatkan. Orang-orang itu tersesat hanya untuk memperpanjang sedikit umur para bajingan. Kenyataanya, tidak ada dosa asal, tidak ada penebusan dosa dengan penyaliban (mana mungkin Tuhan menggunakan cara orang kafir untuk menebus dosa?).

Lihat, jika tidak ada penambahan itu, lalu dua pertanyaan tadi ditanyakan, mungkin kekristenan tidak akan lahir. Dan zionisme hanya tinggal sejarah. Wallahu a’lam

(Maaf tulisan ini belum saya rapihkan, mungkin suatu saat nanti saya rapihkan. Tapi… mungkin juga tidak )