Jumat, 16 Desember 2011

UMAT KRISTEN, PEMBANGKANG PERINTAH YESUS

Konon, di dalam Yohanes, Yesus berkata:
14:15. "Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku.
Konon pula, Yesus berkata menurut Matius:
5:19 Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga.
Setiap orang Kristen yang ditanya, "Apakah kamu mengikuti hukum dan firman-Nya?" Mereka akan menjawab, "Tidak!" Jika ditanya lagi, "Mengapa tidak?" Jika ia adalah seorang yang tidak taat pada Alkitab, maka ia akan menjawab, "Hukum tersebut sudah kuno dan dibuang. Kita hidup dalam zaman modern sekarang."
Setiap kali diingatkan dengan apa yang dikatakan Tuhan Yesus-nya, mereka akan mendebat dengan kata-kata dari Korintus, Galatia, Efesus, Filipi, dan lain-lain. Jika ditanya, "Siapakah mereka?" Mereka akan menjawab, "Paulus, Paulus, Paulus." Tetapi jika ditanya, "Siapakah Tuhanmu?" Mereka serentak menjawab, "Yesus!" Namun demikian, mereka akan segera membantah bahwa Yesus sama dengan Paulus.
Tak seorang pun umat Kristen yang memperdebatkan kenyataan bahwa pendiri sebenarnya dari agama Kristen adalah Paulus Tarsus. Oleh karena itu, wajarlah apabila Michael H. Hart menempatkan Yesus pada urutan ke-3 setelah Musa dan Muhammad (Michael H. Hart [1978]: The 100: A ranking of the Most Influential Persons in History. New York, Hart Publishing Company, Inc.).
PERNYATAAN TUHAN VERSUS PERNYATAAN PAULUS
Pernyataan Tuhan:
Dan orang yang tidak disunat, yakni laki-laki yang tidak dikerat kulit khatannya, maka orang itu harus dilenyapkan dari antara orang-orang sebangsanya: ia telah mengingkari perjanjian-Ku. (Kejadian 17:14)
Pernyataan Paulus:
Sebab bersunat atau tidak bersunat tidak penting. Yang penting ialah mentaati hukum-hukum Allah. (1Korintus 7:19)
(Menurut Tuhan, sunat itu hukumnya WAJIB dan merupakan hukum Allah yang teramat penting. Sebaliknya, menurut Paulus, sunat itu tidak penting karena ia sama sekali bukan merupakan hukum Allah. Pernyataan Paulus inilah yang diikuti umat Kristen.)
PERNYATAAN TUHAN VERSUS PERILAKU UMAT KRISTEN
Pernyataan Tuhan:
Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi. Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya… (Keluaran 20:4-5)
Perilaku Umat Kristen: 
Membuat patung Bunda Maria, patung Yesus, patung salib, dan patung tokoh-tokoh Kristen. Sebagian umat Kristen juga memuja-muja kepada patung Bunda Maria dan patung Yesus.
(Perilaku umat Kristen dengan membuat dan memuja patung-patung tersebut, bertolak-belakang dengan pernyataan Tuhan dalam Keluaran 20:4-5 dan Ulangan 5:8-9.)
Wassalaam.