Rabu, 11 September 2013
CHEAT ATLANTIKA
Cara Pengguna :
DONWLOAD CHEAT
1.Buka Cheat CHEAT ATLANTICA ONLINE INDONESIA
2.Klik Yang Anda Mau Menggunakan Cheat Atlantica
3.Sesudah Itu Anda Login Ke Atlantica Online, Anda Jangan Klik Cheat Kalo Anda Masi di Dalam Game
4. Anda Harus Masuk Ke Atlantica.Run/Atau Atlantica.exe
Gunakan Cheat Ini Dengan Bijak Trimakasi
Jangan Lupa Like PAGE FANST DI Facebook
DONWLOAD
Cara Mengunakan Cheat :
1. Sesudah Donwload Cheat Dari IZINCIT.TK
2. Buka Cheat Klik X2 Muncul Tampilan Cheat .
3. klik Salah Satu Yang Anda Mau Memakai Cheat Atlantica Online !
4. Buka Atlantica Run. Lalu Klik Deh. Dan Rasaakan Keseru'annya :D
Semoga Bermapa'at Di Gunakan Dengan Bijak Jngan Di Perjual/belikan
Sebelum Mengunakan Cheat Harap Matikan Antivirus Anda Trimakasi !
Senin, 10 Juni 2013
Vincente : Kisah “Yesus” Menjadikan Saya Mualaf
Tiga belas tahun yang lalu Vicente Mota Alfaro adalah salah seorang pemeluk Kristen yang taat yang secara rutin mendatangi kelas Minggu dan membaca Injil setiap harinya.
Namun hari ini, dia tidak hanya seorang Muallaf, namun dia adalah Imam Masjid dari Pusat Kebudayaan Islam Valensia (CCIV).
Selain merupakan Muallaf pertama yang dipersilakan mengimami setiap kali sholat berjamaah, dia juga merupakan anggota Dewan Kepengurusan CCIV sejak 2005.
Pemimpin kelompok Muslim Valensia menetapkan Alfaro sebagai Imam besar, dan berterima kasih atas kerja kerasnya.
“Dia pantas kami pilih karena kehebatan pengetahuan agamanya”, kata El-Taher Edda Sekretaris Umum Liga Islam bagian Dialog dan Perdamaian.
Dia meyakini Alfaro telah menyebarkan pesan yang nyata mengenai Muallaf yang bergabung dalam kekuatan Islam.
Beberapa media setempat tidak lama lalu melaporkan adanya peningkatan jumlah Muallaf di Spanyol, tanpa adanya pertentangan dari pihak manapun.
Diperkirakan Muslim Spanyol berjumlah 1.5 juta dari 40 juta penduduk keseluruhan. Islam merupakan agama terbesar kedua setelah Kristen.
Ketika masyarakat bertanya kepada Alfaro bagaimana dia dapat menjadi seorang Muallaf, dia akan memberikan jawaban yang sederhana.
“Allah telah menjadikan Islam sebagai agama dan hidupku”, katanya mantap.
Saat itu Alfaro berusia 20 tahun dan masih berkuliah ketika dia memutuskan untuk menjadi Muallaf.
“Saya membaca Al-Quran, saya menemukan kebenaran tentang Nabi Isa dan saya putuskan menjadi Muallaf”.
Pada awalnya dia adalah seorang pemeluk Kristen yang taat.
“Dulunya saya rutin pergi ke Gereja tiap Minggu dan membaca Injil setiap harinya”.
“Pada saat itu saya tidak tahu sama sekali mengenai Islam”.
Dia mempunyai seorang tetangga Muslim Algeria yang memperkenalkannya pada Islam.
“Ketika berbincang-bincang dia mengatakan bahwa seluruh umat manusia adalah keturunan Adam dan Hawa, dan semuanya merupakan anak dari Nabi Ibrahim”, kenangnya.
“Saya terkejut mengetahui bahwa dalam Islam juga mengenal Adam, Hawa, dan Ibrahim”.
Perbincangan tersebut rupanya membuat Alfaro muda semakin ingin mengetahui tentang Islam.
“Selanjutnya, saya meminjam salinan Al-Quran dari perpustakaan”.
Dia membawanya pulang dan membaca salinan Al-Quran tersebut dengan teliti.
Namun titik balik bagi Alfaro datang ketika dia membaca kisah tentang Yesus (Nabi Isa) dan kejadian penyaliban.
“Sebelumnya yang saya ketahui adalah Yesus merupakan anak Tuhan yang diutus ke dunia untuk menebus dosa umat manusia, dan sebetulnya hal tersebut cukup mengganggu saya”.
“Dan saya temukan jawabannya dalam Al-Quran. Yesus tidak pernah disiksa ataupun disalib”.
Muslim meyakini Nabi Isa sebagai salah satu Rasul yang diberi penghormatan lebih.
Dalam Islam, Nabi Isa tidak mengalami penyaliban, namun diangkat ke surga dan akan diturunkan kembali pada akhir zaman untuk memerangi Dajjal Al-Masih dan akan membawa kemenangan dan kejayaan bagi Islam.
Dan kisah tersebut merubah keyakinan Alfaro untuk menjadi seorang Muallaf bernama Mansour.
“Dengan cepat saya menyadari bahwa Al-Quran adalah Kitab Tuhan yang sesungguhnya, dan saya tidak pernah menyesal menjadi seorang Muallaf”.
-ZP-
Selasa, 30 April 2013
Pengusaha terancam bangkrut
Seorang pengusaha kelihatan resah gara-gara bisnis yang digelutinya terancam bangkrut.
Diambang kehancurannya, dia mulai berpikir untuk mengambil jalan pintas saja: BUNUH DIRI.
Rekan-rekannya mencegah niatnya itu dan menyuruhnya untuk berkonsultasi dengan seorang pendeta. Dia menuruti dan mendatangi rumah seorang pendeta kemudian mengeluh soal sulitnya bisnis yang digelutinya.
Pendeta itu berpikir sejenak lalu berkata, "Pemecahannya mudah saja. Bawa sebuah kursi pantai dan Alkitab. Anda pergi ke pantai. Cobalah duduk dengan santai. Nikmatilah angin laut. Setelah itu, bukalah Alkitab secara serampangan. Bacalah dengan keras, ayat yang Anda lihat saat itu juga. Lalu, praktekkanlah apa yang tertulis didalamnya."
Pengusaha itu menuruti nasehat sang Pendeta. Dia memasukkan kursi pantai dan Alkitab kedalam mobilnya. Lalu berangkat ke pantai. Disana dia menikmati angin laut. Setelah itu, dia membuka Alkitab secara serampangan. Jarinya menunjuk pada sebuah ayat. Kemudian dia membaca keras-keras ayat itu :
"LALU YUDAS PERGI MENGGANTUNG DIRINYA."
Diambang kehancurannya, dia mulai berpikir untuk mengambil jalan pintas saja: BUNUH DIRI.
Rekan-rekannya mencegah niatnya itu dan menyuruhnya untuk berkonsultasi dengan seorang pendeta. Dia menuruti dan mendatangi rumah seorang pendeta kemudian mengeluh soal sulitnya bisnis yang digelutinya.
Pendeta itu berpikir sejenak lalu berkata, "Pemecahannya mudah saja. Bawa sebuah kursi pantai dan Alkitab. Anda pergi ke pantai. Cobalah duduk dengan santai. Nikmatilah angin laut. Setelah itu, bukalah Alkitab secara serampangan. Bacalah dengan keras, ayat yang Anda lihat saat itu juga. Lalu, praktekkanlah apa yang tertulis didalamnya."
Pengusaha itu menuruti nasehat sang Pendeta. Dia memasukkan kursi pantai dan Alkitab kedalam mobilnya. Lalu berangkat ke pantai. Disana dia menikmati angin laut. Setelah itu, dia membuka Alkitab secara serampangan. Jarinya menunjuk pada sebuah ayat. Kemudian dia membaca keras-keras ayat itu :
"LALU YUDAS PERGI MENGGANTUNG DIRINYA."
Seorang pasien kanker paru-paru stadium 2 suatu ketika didatangi oleh misionaris.
Dengan rasa percaya diri yang kuat sang Misionaris meyakinkan pasien kanker tersebut,
"Pak Jadul percayalah bila pak Jadul percaya dan menerima Nabi kami sebagai Juruselamat maka Tuhan akan akan memberikan berkah kesembuhan untuk pak Jadul"
"Lalu bagaimana caranya saya percaya dan menerima sepenuh hati?"
"Tentu saja anda harus dibaptis" jawab sang Misionaris.
Pak Jadul lalu menerima pembaptisan menurut kepercayaan sang Misionaris.
Pak Jadul lalu rajin beribadah menurut kepercayaannya yang baru, setelah beberapa bulan kemudian penyakit pak Jadul memburuk, kanker paru-parunya yang sebelumnya stadium 2 menjadi stadium 3.
Pak Jadul lalu bertanya kepada sang Misionaris mengenai perkembangan penyakitnya,
"Pak Misionaris bagaimana nih.... kok setelah saya bertobat dan menerima Nabi kita sebagai juruselamat, kanker saya yang sebelumnya stadium 2 malah menjadi stadium 3."
"Pak Jadul mungkin belum menerima sepenuhnya" kata sang Misionaris. "loh bukankah pembaptisan membuktikan bahwa saya telah menerima sepenuhnya? Bila saya tidak menerima sepenuhnya tentu saya tak mau dibaptis pak pendeta...."
"Bila demikian berarti mungkin anda masih kurang yakin" kilah sang Misionaris.
"Cobalah untuk yakin dan berserah sepenuh hati kepadanya".
Pak Jadul lalu kembali ke rumah dan berusaha menjadi yakin dan berserah sepenuh hati.
Tiga bulan kemudian pak jadul kembali kepada sang Misionaris.
"Pak Pendeta, bagaimana ini... saya telah yakin sepenuh hati dan berserah diri sepenuhnya tetapi kanker paru-paru saya yang sebelumnya stadium 3 sekarang malah memasuki stadium 4."
"Saya bahkan telah menyumbangkan beberapa rumah milik saya untuk digunakan bagi rumah Tuhan"
"Juga beberapa perusahaan telah saya jual untuk melakukan pekerjaan Tuhan"
"Saya juga telah memaksa anak isteri saya untuk bertobat juga dan menerima nabi kita sebagai penolong"
"Katanya penyakit saya akan sembuh bila saya yakin dan berserah diri sepenuhnya, mana buktinya?"
Pak Jadul bertanya kepada sang Misionaris dengan berapi-api, karena panik dan putus asa.
Sang Misionaris lalu bertanya kepada pak Jadul, "Pak Jadul apakah seseorang yang yakin dan percaya sepenuhnya masih meragukan kekuasaan Tuhan?" "Tentu saja tidak!" jawab pak Jadul masih dengan nada kesal.
"Bila memang anda tidak ragu-ragu lagi, yakin dan percaya sepenuhnya, mengapa sekarang anda mempertanyakan kekuasaan Tuhan memberikan apa yang terbaik bagi anda...? Berarti pak Jadul belum yakin dan berserah diri sepenuhnya". Jawab sang Misionaris enteng.
Dengan rasa percaya diri yang kuat sang Misionaris meyakinkan pasien kanker tersebut,
"Pak Jadul percayalah bila pak Jadul percaya dan menerima Nabi kami sebagai Juruselamat maka Tuhan akan akan memberikan berkah kesembuhan untuk pak Jadul"
"Lalu bagaimana caranya saya percaya dan menerima sepenuh hati?"
"Tentu saja anda harus dibaptis" jawab sang Misionaris.
Pak Jadul lalu menerima pembaptisan menurut kepercayaan sang Misionaris.
Pak Jadul lalu rajin beribadah menurut kepercayaannya yang baru, setelah beberapa bulan kemudian penyakit pak Jadul memburuk, kanker paru-parunya yang sebelumnya stadium 2 menjadi stadium 3.
Pak Jadul lalu bertanya kepada sang Misionaris mengenai perkembangan penyakitnya,
"Pak Misionaris bagaimana nih.... kok setelah saya bertobat dan menerima Nabi kita sebagai juruselamat, kanker saya yang sebelumnya stadium 2 malah menjadi stadium 3."
"Pak Jadul mungkin belum menerima sepenuhnya" kata sang Misionaris. "loh bukankah pembaptisan membuktikan bahwa saya telah menerima sepenuhnya? Bila saya tidak menerima sepenuhnya tentu saya tak mau dibaptis pak pendeta...."
"Bila demikian berarti mungkin anda masih kurang yakin" kilah sang Misionaris.
"Cobalah untuk yakin dan berserah sepenuh hati kepadanya".
Pak Jadul lalu kembali ke rumah dan berusaha menjadi yakin dan berserah sepenuh hati.
Tiga bulan kemudian pak jadul kembali kepada sang Misionaris.
"Pak Pendeta, bagaimana ini... saya telah yakin sepenuh hati dan berserah diri sepenuhnya tetapi kanker paru-paru saya yang sebelumnya stadium 3 sekarang malah memasuki stadium 4."
"Saya bahkan telah menyumbangkan beberapa rumah milik saya untuk digunakan bagi rumah Tuhan"
"Juga beberapa perusahaan telah saya jual untuk melakukan pekerjaan Tuhan"
"Saya juga telah memaksa anak isteri saya untuk bertobat juga dan menerima nabi kita sebagai penolong"
"Katanya penyakit saya akan sembuh bila saya yakin dan berserah diri sepenuhnya, mana buktinya?"
Pak Jadul bertanya kepada sang Misionaris dengan berapi-api, karena panik dan putus asa.
Sang Misionaris lalu bertanya kepada pak Jadul, "Pak Jadul apakah seseorang yang yakin dan percaya sepenuhnya masih meragukan kekuasaan Tuhan?" "Tentu saja tidak!" jawab pak Jadul masih dengan nada kesal.
"Bila memang anda tidak ragu-ragu lagi, yakin dan percaya sepenuhnya, mengapa sekarang anda mempertanyakan kekuasaan Tuhan memberikan apa yang terbaik bagi anda...? Berarti pak Jadul belum yakin dan berserah diri sepenuhnya". Jawab sang Misionaris enteng.
Nasihat Pendeta
Seorang pemuda yang akan berangkat ke ladang misi pamit pada Pendetanya.
"Pa, minta doa. Besok saya akan pergi ke ladang misi," katanya.
"Pergilah, Nak. Hati-hatilah di negeri orang, kau harus pandai bergaul, supaya banyak menenangkan jiwa."
"Bagaimana resepnya, Pa?"
"Ya, jika kau bertemu dengan tukang tahu, bicaralah soal tahu. Jika bertemu dengan tukang lontong, bicaralah soal lontong, dan jika bertemu dengan tukang sayur, bicaralah soal sayur."
"Bagaimana, jika bertemu dengan ketiganya, Bapa?"
"Ya, bicara saja soal gado-gado, Nak.."
"Pa, minta doa. Besok saya akan pergi ke ladang misi," katanya.
"Pergilah, Nak. Hati-hatilah di negeri orang, kau harus pandai bergaul, supaya banyak menenangkan jiwa."
"Bagaimana resepnya, Pa?"
"Ya, jika kau bertemu dengan tukang tahu, bicaralah soal tahu. Jika bertemu dengan tukang lontong, bicaralah soal lontong, dan jika bertemu dengan tukang sayur, bicaralah soal sayur."
"Bagaimana, jika bertemu dengan ketiganya, Bapa?"
"Ya, bicara saja soal gado-gado, Nak.."
Tai Cakcak
Seorang Pastor gereja memerhatikan lantai aula gereja penuh sampah kulit
kacang. Dengan kesal, ia mencari siapa yang membuang sampah
sembarangan. Ketika hendak mencari, ia melihat salah seorang Paulus Fans
Club sedang makan kacang.
Pastor bertanya, "Anaku, apa kamu yang tadi makan kacang di dalam aula?"
Jemaat PFC itu memandang sang Pastor dan mengangguk pelan, "Iya, Pak. Ada apa?"
Pastor itu bertanya dengan kesal, "Kenapa kulitnya kamu buang ke lantai?"
Sang Jemaat PFC menatapnya dengan wajah bingung dan berkata, "Maaf, Pak. Memangnya kulitnya harus dimakan juga, ya Pak?"

Pastor bertanya, "Anaku, apa kamu yang tadi makan kacang di dalam aula?"
Jemaat PFC itu memandang sang Pastor dan mengangguk pelan, "Iya, Pak. Ada apa?"
Pastor itu bertanya dengan kesal, "Kenapa kulitnya kamu buang ke lantai?"
Sang Jemaat PFC menatapnya dengan wajah bingung dan berkata, "Maaf, Pak. Memangnya kulitnya harus dimakan juga, ya Pak?"
Setelah Kebaktian usai, ada seorang Pendeta yang selalu berdiri di depan
pintu keluar untuk menyalami seluruh umat yang hadir. Pendeta ini
menyalami teman saya dan menariknya ke sudut gereja untuk berbicara
dengannya. Pendeta ini berkata :
"Anda perlu bergabung dengan 'pasukan Allah', nak!"
Teman saya menjawab :
" Saya sudah bergabung dengan 'pasukan Allah', Pak."
Pendeta itu kemudian bertanya, "Tapi mengapa saya hanya melihatmu pada hari Natal dan Paskah saja?"
Teman saya itu kemudian berbisik, "Saya termasuk dalam agen rahasia!"
menyalami teman saya dan menariknya ke sudut gereja untuk berbicara
dengannya. Pendeta ini berkata :
"Anda perlu bergabung dengan 'pasukan Allah', nak!"
Teman saya menjawab :
" Saya sudah bergabung dengan 'pasukan Allah', Pak."
Pendeta itu kemudian bertanya, "Tapi mengapa saya hanya melihatmu pada hari Natal dan Paskah saja?"
Teman saya itu kemudian berbisik, "Saya termasuk dalam agen rahasia!"
Selasa, 23 April 2013
TILANG
TILANG
Seorang pastor naik motor malam-malam di jalan yang sepi.
Di balik belokan, seorang polisi yang berharap menemukan kesalahannya menyuruh si pastor berhenti dan langsung memeriksa
SIM dan STNK.
(Semua lengkap dan masih berlaku)
Sang Polisi memeriksa lampu depan jauh-dekat,lampu belakang, lampu rem, lampu belok kiri, kanan, depan, belakang dll.
(Semua berfungsi dengan baik)
Dengan rasa putus-asa, sang Polisi mengembalikan surat-surat dan bertanya:
"Tidak takut, malam-malam jalan sendirian pak?"
Si Pastor menjawab:
"Saya seorang Pastor, pak..
Saya pelayan Tuhan..
Kemaaaaaanapun saya pergi, ... saya seelaaaaaaluu bersama Allah Bapa.., Putra.. Dan Roh Kudus.."
Sang Polisi, langsung gembira.. dan berkata setengah berteriak:
"Naahhh.., TILANG ...!! PELANGGARAAANNN ITUUUU
(Naik motor berempat)^_^
Pesan:
Taatilah peraturan dlm mengendarai sepada motor biar tidak kena TILANG seperti PASTOR diatas :-D
TILANG
Seorang pastor naik motor malam-malam di jalan yang sepi.
Di balik belokan, seorang polisi yang berharap menemukan kesalahannya menyuruh si pastor berhenti dan langsung memeriksa
SIM dan STNK.
(Semua lengkap dan masih berlaku)
Sang Polisi memeriksa lampu depan jauh-dekat,lampu belakang, lampu rem, lampu belok kiri, kanan, depan, belakang dll.
(Semua berfungsi dengan baik)
Dengan rasa putus-asa, sang Polisi mengembalikan surat-surat dan bertanya:
"Tidak takut, malam-malam jalan sendirian pak?"
Si Pastor menjawab:
"Saya seorang Pastor, pak..
Saya pelayan Tuhan..
Kemaaaaaanapun saya pergi, ... saya seelaaaaaaluu bersama Allah Bapa.., Putra.. Dan Roh Kudus.."
Sang Polisi, langsung gembira.. dan berkata setengah berteriak:
"Naahhh.., TILANG ...!! PELANGGARAAANNN ITUUUU
(Naik motor berempat)^_^
Pesan:
Taatilah peraturan dlm mengendarai sepada motor biar tidak kena TILANG seperti PASTOR diatas :-D
Seorang pastor naik motor malam-malam di jalan yang sepi.
Di balik belokan, seorang polisi yang berharap menemukan kesalahannya menyuruh si pastor berhenti dan langsung memeriksa
SIM dan STNK.
(Semua lengkap dan masih berlaku)
Sang Polisi memeriksa lampu depan jauh-dekat,lampu belakang, lampu rem, lampu belok kiri, kanan, depan, belakang dll.
(Semua berfungsi dengan baik)
Dengan rasa putus-asa, sang Polisi mengembalikan surat-surat dan bertanya:
"Tidak takut, malam-malam jalan sendirian pak?"
Si Pastor menjawab:
"Saya seorang Pastor, pak..
Saya pelayan Tuhan..
Kemaaaaaanapun saya pergi, ... saya seelaaaaaaluu bersama Allah Bapa.., Putra.. Dan Roh Kudus.."
Sang Polisi, langsung gembira.. dan berkata setengah berteriak:
"Naahhh.., TILANG ...!! PELANGGARAAANNN ITUUUU
(Naik motor berempat)^_^
Pesan:
Taatilah peraturan dlm mengendarai sepada motor biar tidak kena TILANG seperti PASTOR diatas :-D
Rabu, 30 Januari 2013
Biadab, Kertas Al Quran Digunakan Untuk Membungkus Apel Iran!
Sobekan-sobekan mushaf Al Quran dalam kardus apel © sabq, memoadmin
Majid Al Haritsi yang berdomisili di Jeddah menuturkan, pada Senin (21/1) sore dia membeli sekardus apel Iran di sebuah toko buah-buahan. Sesampainya di rumah, dia terkejut melihat isi kardus itu.
“Kertas Al Quran yang telah disobek-sobek bercampur dengan kertas-kertas lain dan sebuah koran terbitan Iran digunakan untuk membungkus apel.”
Al Haritsi pun bertanya-tanya, “Di mana peran aparat keamanan dalam mendeteksi pelecehan terhadap Al Quran di negara ini?”
Al Haritsi telah mendokumentasikan kejadian tersebut dan mengirimnya ke surat kabar Sabq seperti foto di bawah ini atau untuk melihat foto lainnya bisa dilihat di tautan ini:
- La Haula Wala Quwwata Illa Billah (لا ØÙˆÙ„ ولا قوة إلا بالله)
Langganan:
Postingan (Atom)