Selasa, 10 Januari 2012

KEMUSTAHILAN AYAT-AYAT TUHAN DALAM ALKITAB



KEMUSTAHILAN AYAT-AYAT TUHAN DALAM ALKITAB 
 
Berbagai kemustahilan ayat-ayat yang konon difirmankan oleh Tuhan dalam Alkitab, antara lain disuguhkan di bawah ini: 

1. KITAB BILANGAN: Seekor keledai berbicara. 

22:27 Melihat Malaikat TUHAN meniaraplah keledai itu dengan Bileam masih di atasnya. Maka bangkitlah amarah Bileam, lalu dipukulnyalah keledai itu dengan tongkat. 
22:28 Ketika itu TUHAN membuka mulut keledai itu, sehingga ia berkata kepada Bileam: "Apakah yang kulakukan kepadamu, sampai engkau memukul aku tiga kali?" 
22:29 Jawab Bileam kepada keledai itu: "Karena engkau mempermain-mainkan aku; seandainya ada pedang di tanganku, tentulah engkau kubunuh sekarang."  
(Perhatikan, Bileam sama sekali tidak terkejut mendengar keledainya berbicara kepadanya) 

2. KITAB IMAMAT: Kelahiran anak perempuan mempunyai masa nifas dua kali lebih banyak. 

12:2 "Katakanlah kepada orang Israel: Apabila seorang perempuan bersalin dan melahirkan anak laki-laki, maka najislah ia selama tujuh hari. Sama seperti pada hari-hari ia bercemar kain ia najis. 
12:3 Dan pada hari yang kedelapan haruslah dikerat daging kulit khatan anak itu. 
12:4 Selanjutnya tiga puluh tiga hari lamanya perempuan itu harus tinggal menantikan pentahiran dari darah nifas, tidak boleh ia kena kepada sesuatu apapun yang kudus dan tidak boleh ia masuk ke tempat kudus, sampai sudah genap hari-hari pentahirannya. 
12:5 Tetapi jikalau ia melahirkan anak perempuan, maka najislah ia selama dua minggu, sama seperti pada waktu ia bercemar kain; selanjutnya enam puluh enam hari lamanya ia harus tinggal menantikan pentahiran dari darah nifas.  
(Masa nifas untuk kelahiran anak perempuan dua kali lebih banyak dari pada anak laki-laki?) 

3. KITAB HAKIM-HAKIM: Samgar membunuh 600 orang dengan sebuah tongkat penghalau lembu. 

3:31. Sesudah dia, bangkitlah Samgar bin Anat; ia menewaskan orang Filistin dengan tongkat penghalau lembu, enam ratus orang banyaknya. Demikianlah ia juga menyelamatkan orang Israel.  
(Firman Tuhan atau kesombongan orang Israel?)  

4. KITAB HAKIM-HAKIM: Simson membunuh 1000 orang dengan tulang rahang keledai. 

15:15 Kemudian ia menemui sebuah tulang rahang keledai yang masih baru, diulurkannya tangannya, dipungutnya dan dipukulnya mati seribu orang dengan tulang itu. 
15:16 Berkatalah Simson: "Dengan rahang keledai bangsa keledai itu kuhajar, dengan rahang keledai seribu orang kupukul."  
(Firman Tuhan atau kesombongan orang Israel?) 

5. KITAB WAHYU: Seekor macan tutul berkepala tujuh. 

13:1. (12-18) Dan ia tinggal berdiri di pantai laut. (13-1) Lalu aku melihat seekor binatang keluar dari dalam laut, bertanduk sepuluh dan berkepala tujuh; di atas tanduk-tanduknya terdapat sepuluh mahkota dan pada kepalanya tertulis nama-nama hujat. 
13:2 Binatang yang kulihat itu serupa dengan macan tutul, dan kakinya seperti kaki beruang dan mulutnya seperti mulut singa. Dan naga itu memberikan kepadanya kekuatannya, dan takhtanya dan kekuasaannya yang besar.  
(Firman Tuhan atau dongeng?) 

6. KITAB 2 RAJA-RAJA: Memakan tahi dan meminum air kencing (lihat juga Yesaya 36:12). 

18:26 Lalu berkatalah Elyakim bin Hilkia, Sebna dan Yoah kepada juru minuman agung: "Silakan berbicara dalam bahasa Aram kepada hamba-hambamu ini, sebab kami mengerti; tetapi janganlah berbicara dengan kami dalam bahasa Yehuda sambil didengar oleh rakyat yang ada di atas tembok." 
18:27 Tetapi juru minuman agung berkata kepada mereka: "Adakah tuanku mengutus aku untuk mengucapkan perkataan-perkataan ini hanya kepada tuanmu dan kepadamu saja? Bukankah juga kepada orang-orang yang duduk di atas tembok, yang memakan tahinya dan meminum air kencingnya bersama-sama dengan kamu?"  
(Niscaya tubuh mereka menjadi semakin sehat setelah memakan tahi dan meminum air kencing) 

7. KITAB MALEAKHI: Kotoran hewan pada muka para imam. 

2:1. Maka sekarang, kepada kamulah tertuju perintah ini, hai para imam! 
2:3 Sesungguhnya, Aku akan mematahkan lenganmu dan akan melemparkan kotoran ke mukamu, yakni kotoran korban dari hari-hari rayamu, dan orang akan menyeret kamu ke kotoran itu. 
2:4 Maka kamu akan sadar, bahwa Kukirimkan perintah ini kepadamu, supaya perjanjian-Ku dengan Lewi tetap dipegang, firman TUHAN semesta alam. 
(Hah? Tuhan akan melempar kotoran ke muka para imam?) 

8. KITAB YEHEZKIEL: Memakan roti dengan tahi. 

4:12 Makanlah roti itu seperti roti jelai yang bundar dan engkau harus membakarnya di atas kotoran manusia yang sudah kering di hadapan mereka." 
4:13 Selanjutnya TUHAN berfirman: "Aku akan membuang orang Israel ke tengah-tengah bangsa-bangsa dan demikianlah mereka akan memakan rotinya najis di sana." 
4:14 Maka kujawab: "Aduh, Tuhan ALLAH, sesungguhnya, aku tak pernah dinajiskan dan dari masa mudaku sampai sekarang tak pernah kumakan bangkai atau sisa mangsa binatang buas; lagipula tak pernah masuk ke mulutku ini daging yang sudah basi." 
4:15 Lalu firman-Nya kepadaku: "Lihat, kalau begitu Aku mengizinkan engkau memakai kotoran lembu ganti kotoran manusia dan bakarlah rotimu di atasnya."  
(Berani coba firman Tuhan ini?) 

9. KITAB HAKIM-HAKIM: Simson berhubungan sex dengan pelacur di Gaza. 

16:1. Pada suatu kali, ketika Simson pergi ke Gaza, dilihatnya di sana seorang perempuan sundal, lalu menghampiri dia.  
(Firman Tuhan atau buku sex?) 

10. KITAB RUT: Rut tinggal bersama sebagai suami-istri dengan Boaz di tempat pengirikan.  
3:6. Sesudah itu pergilah ia ke tempat pengirikan dan dilakukannyalah tepat seperti yang diperintahkan mertuanya kepadanya.
3:7 Setelah Boas habis makan dan minum dan hatinya gembira, datanglah ia untuk membaringkan diri tidur pada ujung timbunan jelai itu. Kemudian datanglah perempuan itu dekat dengan diam-diam, disingkapkannyalah selimut dari kaki Boas dan berbaringlah ia di situ.
3:8 Pada waktu tengah malam dengan terkejut terjagalah orang itu, lalu meraba-raba ke sekelilingnya, dan ternyata ada seorang perempuan berbaring di sebelah kakinya.
3:9 Bertanyalah ia: "Siapakah engkau ini?" Jawabnya: "Aku Rut, hambamu: kembangkanlah kiranya sayapmu melindungi hambamu ini, sebab engkaulah seorang kaum yang wajib menebus kami."
3:10 Lalu katanya: "Diberkatilah kiranya engkau oleh TUHAN, ya anakku! Sekarang engkau menunjukkan kasihmu lebih nyata lagi dari pada yang pertama kali itu, karena engkau tidak mengejar-ngejar orang-orang muda, baik yang miskin maupun yang kaya.
3:11 Oleh sebab itu, anakku, janganlah takut; segala yang kaukatakan itu akan kulakukan kepadamu; sebab setiap orang dalam kota kami tahu, bahwa engkau seorang perempuan baik-baik.
3:12 Maka sekarang, memang aku seorang kaum yang wajib menebus, tetapi walaupun demikian masih ada lagi seorang penebus, yang lebih dekat dari padaku.
3:13 Tinggallah di sini malam ini; dan besok pagi, jika ia mau menebus engkau, baik, biarlah ia menebus; tetapi jika ia tidak suka menebus engkau, maka akulah yang akan menebus engkau, demi TUHAN yang hidup. Berbaring sajalah tidur sampai pagi."
3:14. Jadi berbaringlah ia tidur di sebelah kakinya sampai pagi; lalu bangunlah ia, sebelum orang dapat kenal-mengenal, sebab kata Boas: "Janganlah diketahui orang, bahwa seorang perempuan datang ke tempat pengirikan."  

(Firman Tuhan atau buku sex?) 

11. KITAB 1 RAJA-RAJA: Daud (kakek Yesus) tidur dengan perawan yang masih muda.  
1:1. Raja Daud telah tua dan lanjut umurnya, dan biarpun ia diselimuti, badannya tetap dingin.
1:2 Lalu para pegawainya berkata kepadanya: "Hendaklah dicari bagi tuanku raja seorang perawan yang muda, untuk melayani dan merawat raja; biarlah ia berbaring di pangkuanmu, sehingga badan tuanku raja menjadi panas."
1:3 Maka di seluruh daerah Israel dicarilah seorang gadis yang cantik, dan didapatlah Abisag, gadis Sunem, lalu dibawa kepada raja.  

(Kalau yang ini kayaknya perlu dicoba.)

12. KITAB MATIUS: Roh Allah seperti burung merpati (lihat juga Markus 1:10; Lukas 3:22; Yohanes 1:32; Yesaya 60:8).   
3:16 Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya,

(Betapa mustahilnya ayat di atas. Roh Allah seperti burung merpati? Akankah kita percaya pada bualan begitu saja?)

13. KITAB MATIUS: Bangkitnya orang-orang mati gara-gara gempa bumi.
27:50 Yesus berseru pula dengan suara nyaring lalu menyerahkan nyawa-Nya.
27:51 Dan lihatlah, tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah dan terjadilah gempa bumi, dan bukit-bukit batu terbelah,
27:52 dan kuburan-kuburan terbuka dan banyak orang kudus yang telah meninggal bangkit.
27:53 Dan sesudah kebangkitan Yesus, merekapun keluar dari kubur, lalu masuk ke kota kudus dan menampakkan diri kepada banyak orang.

(Siapa yang bersaksi atas bualan Matius di atas? Hah, orang-orang kudus pada bangkit dari kuburan gara-gara gempa bumi? Lalu mereka masuk ke kota kudus dan menampakkan diri kepada orang banyak? Hiiiiii takuuuuut..!)

Wassalaam.

Kemustahilan Hari Tuhan dalam Alkitab

Filed under: Kebohongan Kristen
HARI TUHAN DALAM AL-QUR’AN VS ALKITAB 

Sepintas lalu, ketika kita membaca kata "hari" baik dalam Al-Qur’an maupun Alkitab, khususnya yang berkaitan dengan "hari" di sisi Tuhan, kelihatan sepele, tidak penting, dan dibaca sambil lalu saja. Namun demikian, dalam uraian singkat di bawah ini kita akan menemukan sebuah konsep "hari" di sisi Tuhan yang amat penting dan prinsipil yang menunjukkan kelogisan dan kemustahilan sebuah catatan kitab suci. 

HARI TUHAN DALAM AL-QUR’AN 

Kita tidak menemukan kejanggalan dalam Al-Qur’an mengenai konsep "hari" di sisi Tuhan. Secara tegas, dua kali Allah berfirman dalam Al-Qur’an menyangkut "hari" di sisi-Nya: 

[QS.22:47] Dan mereka meminta kepadamu agar azab itu disegerakan, padahal Allah sekali-kali tidak akan menyalahi janji-Nya. Sesungguhnya sehari disisi Tuhanmu adalah seperti seribu tahun menurut perhitunganmu

[QS.32:5] Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu.  

Menurut dua ayat Al-Qur’an di atas, satu "hari" di sisi Allah adalah seperti seribu tahun menurut perhitungan manusia. Ringkasnya, menurut Al-Qur’an, konsep "hari" di sisi Allahberbeda dengan konsep "hari" menurut perhitungan manusia dimana satu "hari" lamanya hanya 12 jam saja.** Dan ini cukup logis mengingat Allah tidak bertempat tinggal di bumi, tetapi di atas ‘Arasy (QS.13:2; 20:5), sehingga tidak perlu "hari"-Nya dihitung berdasarkan terbit-terbenamnya matahari seperti manusia menghitung lamanya hari. Matahari, hanyalah salah satu bintang dari milyaran bahkan trilyunan bintang yang diciptakan-Nya. 

HARI TUHAN DALAM ALKITAB 

Sebelum menguraikan lebih lanjut mengenai konsep "hari" di sisi Tuhan menurut Alkitab, maka ayat-ayat Alkitab yang berkenaan dengan "hari" Tuhan disuguhkan di bawah ini: 

Kitab Keluaran:

20:8 Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat:   
20:9 enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu, 
20:10 tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN, Allahmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau hambamu laki-laki, atau hambamu perempuan, atau hewanmu atau orang asing yang di tempat kediamanmu. 
20:11 Sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuhitulah sebabnya TUHAN memberkati hari Sabat dan menguduskannya.    

(Harap baca juga Kitab Keluaran 31:12-18).

Menurut catatan Alkitab dalam Kitab Keluaran 20:11 di atas, dinyatakan bahwa "enam hari lamanya Tuhan menjadikan langit dan bumi dan segala isinya dan Tuhan berhenti bekerja pada hari ketujuh". Karena itulah "Tuhan memberkati hari Sabat (Sabtu) dan menguduskannya". 

Tak bisa dibantah lagi, menurut Kitab Keluaran di atas, Tuhan menciptakan langit dan bumi dan segala isinya selama enam "hari" yang lamanya sama persis seperti "hari" menurut perhitungan manusia, yakni 12 jam.

Dijelaskan dalam ayat-ayat Kitab Keluaran di atas, bahwa "Tuhan berhenti pada hari ketujuh", yakni pada hari Sabat atau hari Sabtu. Sehingga, "enam hari penciptaan langit dan bumi dan segala isinya" adalah Minggu, Senin, Selasa, Rabu, Kamis, dan Jumat.

Jadi, sekali lagi, konsep "hari" di sisi Tuhan menurut Alkitab adalah sama dengan konsep "hari" menurut perhitungan manusia, yakni selama 12 jam saja.

KEMUSTAHILAN HARI TUHAN DALAM ALKITAB  

Sebagaimana sudah dijelaskan di atas, bahwa satu "hari" di sisi Tuhan menurut Alkitab adalah sama dengan satu "hari" menurut perhitungan manusia, maka ayat-ayat Alkitab di bawah ini yang menunjukkan kemustahilan "hari" Tuhan harus disuguhkan berikut ini: 

Kitab Kejadian: 

1:3. Berfirmanlah Allah: "Jadilah terang." Lalu terang itu jadi.
1:4 Allah melihat bahwa terang itu baik, lalu dipisahkan-Nyalah terang itu dari gelap.
1:5 Dan Allah menamai terang itu siang, dan gelap itu malam. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari pertama.  

1:14. Berfirmanlah Allah: "Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam. Biarlah benda-benda penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun,
1:15 dan sebagai penerang pada cakrawala biarlah benda-benda itu menerangi bumi." Dan jadilah demikian.
1:16 Maka Allah menjadikan kedua benda penerang yang besar itu, yakni yang lebih besar untuk menguasai siang dan yang lebih kecil untuk menguasai malam, dan menjadikan juga bintang-bintang.
1:17 Allah menaruh semuanya itu di cakrawala untuk menerangi bumi,
1:18 dan untuk menguasai siang dan malam, dan untuk memisahkan terang dari gelap. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.
1:19 Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keempat.  

2:1. Demikianlah diselesaikan langit dan bumi dan segala isinya.
2:2 Ketika Allah pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu, berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu.
2:3 Lalu Allah memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu.  

Sebagaimana kita ketahui, bahwa manusia menghitung lamanya "hari" berdasarkan terbit dan terbenamnya matahari terhadap bumi. Terbit dan terbenamnya matahari ini, tidak lain disebabkan oleh perputaran bumi pada porosnya (rotasi) terhadap matahari, sehingga terjadilah apa yang disebut siang dan malam. 

Sehubungan dengan hal tersebut, catatan Alkitab dalam Kitab Kejadian di atas menunjukkan kemustahilan "hari" Tuhan dalam Alkitab.  

Sebagaimana dijelaskan sebelumnya, bahwa satu "hari" di sisi Tuhan dalam Alkitab adalah sama dengan satu "hari" menurut perhitungan manusia, maka Kejadian 1:3-5 menunjukkan kemustahilan "hari" Tuhan. Menurut Kejadian 1:5, Tuhan menciptakan siang dan malam pada "hari" pertama, yakni Minggu. Padahal, menurut Kejadian 1:16,matahari, yang menjadi penyebab terjadinya siang dan malam, baru diciptakan pada "hari" keempat atau Rabu. Lebih jauh, bagaimanakah Alkitab menetapkan "hari" pertama (Minggu), kedua (Senin), dan ketiga (Selasa) pada tahapan penciptaan langit dan bumi, sementara matahari baru diciptakan pada "hari" keempat (Rabu)?  
Lebih jauh lagi, Tuhan tidak bertempat tinggal di bumi, tetapi di suatu tempat yang tidak dapat dijangkau oleh manusia. Kita bisa membayangkan, betapa luasnya jagat raya ini, ada milyaran bahkan trilyunan bintang atau "matahari" di jagat raya ini. Bagaimana mungkin satu "hari" di sisi Tuhan sama dengan 12 jam seperti perhitungan manusia? Memangnya Tuhan bertempat tinggal di bumi sampai hari kiamat? Menurut banyak ayat dalam Alkitab (al. Matius 5:16), Tuhan bertempat tinggal di sorga. Pertanyaannya, apakah di sorga ada matahari sehingga lamanya "hari" Tuhan sama dengan lamanya "hari" manusia di bumi?  

Dengan demikian, maka konsep "hari" Tuhan yang semula dianggap remeh oleh para pembaca Alkitab, sekarang menemukan identitasnya, yaitu bahwa Alkitab sama sekali bukan firman Allah, tetapi merupakan karangan manusia yang masih sangat terbatas wawasannya pada waktu itu khususnya menyangkut ilmu ruang angkasa. Akankah kita beriman pada kemustahilan catatan Alkitab seperti ini?  

Keterangan:
**12 jam adalah perkiraan lamanya waktu dalam sehari di bumi, yang perhitungannya diambil dari zone waktu sepanjang garis katulistiwa.

Wassalaam.

Kemustahilan Incest Anak Adam

Filed under: Kebohongan Kristen
INCEST DALAM AL-QUR’AN VERSUS ALKITAB

Tak seorang pun dari umat Kristen yang tertarik untuk membaca ayat-ayat Alkitab tentang incest (hubungan suami-istri) anak-anak Adam yang melahirkan keturunan bagi mereka. Demikian juga dengan umat Islam, tak ada yang tertarik untuk membaca ayat-ayat Al-Qur’an tentang hal tersebut. Namun demikian, uraian singkat di bawah ini, menunjukkan bahwa persoalan incest tersebut sangatlah penting dan prinsipil khususnya berkaitan dengan keabsahan firman Tuhan dalam sebuah kitab suci. Uraian di bawah ini, dengan jelas menunjukkan kelogisan dan kemustahilan ayat-ayat firman Tuhan dalam sebuah kitab suci.   

INCEST DALAM AL-QUR’AN 

Catatan Al-Qur’an mengenai persoalan incest anak-anak Adam dijelaskan secara umum dan sangat singkat. Mengingat hal ini, ada baiknya kita uraikan persoalan incest tersebut dimulai dari proses kejadian awal manusia (Adam dan Hawa) hingga incest anak-anak mereka: 

Pertama, Allah menciptakan Adam dari tanah (QS. 3:59; 15:28; 55:14; 37:11; 15:29, 71:17; 32:7; 32:9).  

Kedua, Allah menciptakan Hawa dari diri Adam (QS. 4:1; 39:6).  

Ketiga, Adam dan Hawa berinses sebagai suami-istri yang memperkembangbiakkan manusia, laki-laki dan perempuan. Diantara mereka saling berinses sehingga bertambah banyak seperti sekarang ini.  

"Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri (Adam), dan dari padanya Allah menciptakan isterinya (Hawa); dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu." (QS. 4:1)   
Incest anak-anak Adam dalam Al-Qur’an hanya dapat diketahui dari QS. 4:1 sebagaimana dikutip ayatnya di atas. Selebihnya, Al-Qur’an tidak menjelaskannya. Namun demikian, adalah hak Allah untuk menjelaskan atau tidak tentang incest anak-anak Adam ini, tetapi yang terpenting adalah bahwa Al-Qur’an sudah menjelaskan kepada umat manusia bahwa manusia pertama di dunia ini adalah Adam. Kemudian, dari diri Adam diciptakanlah Hawa sebagai istrinya. Dari keduanya, Allah memperkembangbiakkan manusia hingga sebanyak sekarang ini. 

Reproduksi manusia melalui incest menurut ayat-ayat Al-Qur’an di atas, meski hanya secara singkat, cukuplah logis mengingat Al-Qur’an bukanlah buku sex yang menjelaskan proses reproduksi, tetapi sebuah kitab suci yang secara khusus diturunkan untuk menyeru jin dan manusia agar hanya menyembah kepada Allah saja. Disamping juga berbagai perintah dan larangan serta ancaman. Namun demikian, ajaran inti Al-Qur’an adalah ajaran Tauhid, yakni bahwa tidak ada tuhan selain Allah. Dialah Raja yang sebenar-benarnya di jagat raya ini. Karena itu, sembahlah Dia saja, Tuhan pencipta semesta alam. 

INCEST DALAM ALKITAB 

Sebelum membahas persoalan incest dalam Alkitab, terlebih dahulu perhatikan dan cermati baik-baik ayat-ayat Kitab Kejadian berikut ini:  4:1. Kemudian manusia itu bersetubuh dengan Hawa, isterinya, dan mengandunglah perempuan itu, lalu melahirkan Kain; maka kata perempuan itu: "Aku telah mendapat seorang anak laki-laki dengan pertolongan TUHAN."
4:2 Selanjutnya dilahirkannyalah Habel, adik Kain; dan Habel menjadi gembala kambing domba, Kain menjadi petani.  

4:8. Kata Kain kepada Habel, adiknya: "Marilah kita pergi ke padang." Ketika mereka ada di padang, tiba-tiba Kain memukul Habel, adiknya itu, lalu membunuh dia.  
4:16. Lalu Kain pergi dari hadapan TUHAN dan ia menetap di tanah Nod, di sebelah timur Eden. 
4:17 Kain bersetubuh dengan isterinya dan mengandunglah perempuan itu, lalu melahirkan Henokh; kemudian Kain mendirikan suatu kota dan dinamainya kota itu Henokh, menurut nama anaknya. 
4:25. Adam bersetubuh pula dengan isterinya, lalu perempuan itu melahirkan seorang anak laki-laki dan menamainya Set, sebab katanya: "Allah telah mengaruniakan kepadaku anak yang lain sebagai ganti Habel; sebab Kain telah membunuhnya." 

5:3 Setelah Adam hidup seratus tiga puluh tahun, ia memperanakkan seorang laki-laki menurut rupa dan gambarnya, lalu memberi nama Set kepadanya.
5:4 Umur Adam, setelah memperanakkan Set, delapan ratus tahun, dan ia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan.
5:5 Jadi Adam mencapai umur sembilan ratus tiga puluh tahun, lalu ia mati.
** 
5:6. Setelah Set hidup seratus lima tahun, ia memperanakkan Enos.  

Dari ayat-ayat Kitab Kejadian di atas, dapat disimpulkan sebagai berikut: 

- Nama anak-anak Adam berturut-turut adalah: Kain (laki-laki), Habel (laki-laki), dan Set (laki-laki). 
- Umur Adam 130 tahun ketika memperanakkan Set (laki-laki). 
- Umur Adam 235 tahun ketika Set memperanakkan Enos.  
- Setelah umur Adam 800 tahun, ia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan. 

KEMUSTAHILAN CATATAN ALKITAB TENTANG INCEST 

Berdasarkan kesimpulan di atas, tanpa bisa dibantah lagi, terdapat dua kemustahilan catatan Alkitab berkaitan dengan incest anak-anak Adam, yaitu: 

Pertama, kemustahilan incest Set yang memperanakkan Enos.  

Sebagaimana disimpulkan di atas, ketika umur Adam 235 tahun, Set memperanakkan Enos, padahal Adam belum memperanakkan anak perempuan hingga umur 800 tahun. Lalu, dengan siapa Set berincest sehingga memperanakkan Enos? Tentu, ini sebuah kemustahilan catatan Alkitab.  

Kedua, kemustahilan incest Kain yang memperanakkan Henokh. 

Sebagaimana dijelaskan Alkitab, Adam baru memperanakkan anak perempuan ketika ia berumur 800 tahun. Adam memperanakkan putra ketiganya, Set, ketika ia berumur 130 tahun. Dengan demikian, maka Adam memeperanakkan putra pertamanya, Kain, jauh sebelum umur Adam mencapai 130 tahun. 
Jika diasumsikan umur Adam 120 tahun ketika mempertanakkan Kain, dan anak perempuan pertama Adam berumur 20 tahun ketika diambil istri oleh Kain, maka umur Kain ketika berincest dengan istrinya adalah 700 tahun. Sebuah catatan yang tidak masuk akal! Seorang laki-laki normal harus menunggu waktu selama 700 tahun untuk berincest dengan pasangannya. 
Lebih jauh, Alkitab mencatat bahwa Kain pergi dan menetap di tanah Nod dan beranak-cucu di sana hingga mendirikan sebuah kota yang bernama Henokh. Dari mana Kain mendapatkan istrinya? Bukankah manusia pertama menurut Alkitab adalah Adam? 

Dengan demikian, jelaslah bahwa ayat-ayat Alkitab di atas sama sekali bukan firman Tuhan, karena mengandung catatan kemustahilan yang sangat fatal. Ayat-ayat di atas, tampaknya lebih merupakan penjabaran dari firman Tuhan yang sebenarnya yang telah dicorengkan secara ngawur oleh tangan-tangan jahil Bani Israel dalam Kitab Kejadian. 

Pantaskah manusia beriman pada kemustahilan firman Tuhan dalam Alkitab?  

Keterangan:
**Kejadian 5:1-5 adalah berasal dari Sumber P, ayat-ayat selanjutnya sampai dengan Kejadian 5:32 menggunakan Sumber E. Akibatnya, redaksinya menjadi kacau balau dan menimbulkan kontradiksi yang sangat fatal.

Wassalaam.

Keragu-raguan Tuhan dalam Alkitab

Filed under: Kebohongan Kristen
AYAT-AYAT TUHAN YANG RAGU-RAGU DALAM ALKITAB 
 Tuhan ragu-ragu dalam ispirasi wahyu-Nya, sehingga memakai kata dugaan "kira-kira". 

Kira-kira jam 3 malam (Matius 14:25, Markus 6:48),
kira-kira jam 3 (Matius 27:46),
Kira-kira jam 3 petang (Kisah Para Rasul 10:3),
Kira-kira jam 4 (Yohanes 1:39), Kira-kira jam 5 petang (Matius 20:6),
Kira-kira jam 5 (Matius 20:9), Kira-kira jam 9 (Kisah Para Rasul 23:23),
Kira-kira jam 9 pagi (Matius 20:3), Kira-kira jam 12 (Lukas 23:44, Yohanes 19:14),
Kira-kira pukul 12 (Matius 20:5, Yohanes 4:6, Kisah Para Rasul 10:9),
Kira-kira 2 jam (Kisah Para Rasul 19:34),
Kira-kira 3 jam (Kisah Para Rasul 5:7). 
Kira-kira 12 orang (Kisah Para Rasul 19:7),
Kira-kira 20 orang (I Samuel 14:14),
Kira-kira 400 orang (I Samuel 25:13, I Raja-raja 22:6, Kisah Para Rasul 5:36),
kira-kira 600 orang (I Samuel 14:2; 23:13). 
Kira-kira 1000 orang (Yudas 9:49),
kira-kira dua atau tiga ribu orang (Yosua 7:3),
kira-kira 3000 orang (Yosua 7:4, Yudas 16:27),
kira-kira 3000 jiwa (Kisah Para Rasul 2:41),
kira-kira 4000 orang (I Samuel 4:2, Markus 8:9),
kira-kira 5000 orang (Yosua 8:12),
kira-kira 5000 laki-laki (Matius 14:21, Lukas 9:14, Yohanes 6:10, Kisah Para Rasul 4:4). 
Kira-kira 10.000 orang (Yudas 3:9),
kira-kira lima belas ribu orang (Yudas 8:10),
kira-kira 40.000 orang (Yosua 4:13).  
Kira-kira 8 hari (Lukas 9:28),
kira-kira 10 hari (I Samuel 25:38),
Kira-kira 3 bulan (Kejadian 38:24, Lukas 1:56),
kira-kira 12 tahun (Lukas 8:42), kira-kira 30 tahun (Lukas 3:23),
kira-kira 100 tahun (Roma 4:19),
kira-kira 450 tahun (Kisah Para Rasul 13:20). 

Kira-kira 50 kaki (Yohanes 19:39),
kira-kira 200 hasta (Yohanes 21:8),
kira-kira 2000 ekor babi (Markus 5:13),
kira-kira 2 mil (Yohanes 11:18).   

Wassalaam.

Kesamaan Alkitab dengan Al-Qur’an dan Al-Hadits

Filed under: Kebohongan Kristen
KESAMAAN ALKITAB DG AL-QUR’AN & AL-HADITS

Penting untuk diingat selalu bahwa persamaan antara ajaran/hukum Taurat, Injil, dan Alquran harus dipahami sebagai Firman Allah yang tetap, sedangkan perbedaan ajarannya harus dipahami sebagai nasakh (penggantian/perubahan hukum secara progressif).

Sebaliknya, ajaran Paulus (Kristen) secara tegas menolak hukum Taurat (Galatia 2:16), sehingga dengan demikian, maka penolakan Paulus (Kristen) terhadap hukum Taurat harus dipahami sebagai Pembangkangan terhadap Firman Allah.

Beberapa teks Alkitab di bawah ini memiliki kesamaan atau keserupaan dengan teks Al-Qur’an dan Al-Hadits yang cukup mengagumkan:

1. YESAYA 29:11-12 DENGAN HR. BUKHARI  

Maka bagimu penglihatan dari semuanya itu seperti isi sebuah kitab yang termeterai, apabila itu diberikan kepada orang yang tahu membaca dengan mengatakan: "Baiklah baca ini," maka ia akan menjawab: "Aku tidak dapat, sebab kitab itu termeterai"; dan apabila kitab itu diberikan kepada seorang yang tidak dapat membaca dengan mengatakan: "Baiklah baca ini," maka ia akan menjawab: "Aku tidak dapat membaca." (Yesaya 29:11-12)

sama dengan: 

Malaikat itu mendekapku (Muhammad) sampai aku sulit bernapas. Kemudian, ia melepaskanku dan berkata, "Bacalah!" Kujawab, "Aku tak dapat membaca." Ia mendekapku lagi hingga aku pun merasa tersesak. Ia melepasku dan berkata, "Bacalah!" dan kembali kujawab, "Aku tak dapat membaca!" Lalu, ketiga kalinya, ia mendekapku seperti sebelumnya, kemudian melepaskanku dan berkata: "baca: QS. 96:1-5" (HR. Bukhari)

2. YESAYA 60:1 DENGAN QS. 74:1-3  

Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan TUHAN terbit atasmu. (Yesaya 60:1)

sama dengan: 

"Hai orang yang berselimut (Muhammad), bangkitlah, lalu berilah peringatan, dan Tuhanmu, agungkanlah." (QS. 74:1-3)

3. YESAYA 40:25 DENGAN QS. 42:11  

Dengan siapa hendak kamu samakan Aku, seakan-akan Aku seperti dia? firman Yang Mahakudus. (Yesaya 40:25)

sama dengan: 

Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah yang Maha Mendengar dan Melihat. (QS. 42:11)

4. YESAYA 42:1 DENGAN QS. 25:1

Lihat, itu hamba-Ku yang Kupegang, orang pilihan-Ku, yang kepadanya Aku berkenan. Aku telah menaruh Roh-Ku ke atasnya, supaya ia menyatakan hukum kepada bangsa-bangsa. (Yesaya 42:1)  

sama dengan: 

Maha Suci Allah yang telah menurunkan Al-Furqaan (Al Qur’an) kepada hamba-Nya (Muhammad), agar dia menjadi pemberi peringatan kepada seluruh alam. (QS. 25:1)

5. KEJADIAN 12:2-3 DENGAN QS. 33:56-57  

Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat. Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat." (Kejadian 12:2-3)

sama dengan: 

Sesungguhnya Allah dan malaikat2-Nya bersholawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. Sesungguhnya orang-oang yang menyakiti Allah dan Rasul-Nya, Allah akan melaknatinya di dunia dan di akhirat, dan menyediakan baginya siksa yang menghinakan. (QS. 33:56-57)

6. MARKUS 12:29 & ULANGAN 6:4; 32:39 DENGAN QS. 39:4

Jawab Yesus: "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa. (Markus 12:29)
Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa! (Ulangan 6:4) 
Lihatlah sekarang, bahwa Aku, Akulah Dia. Tidak ada Allah kecuali Aku. Akulah yang mematikan dan yang menghidupkan, Aku telah meremukkan, tetapi Akulah yang menyembuhkan, dan seorangpun tidak ada yang dapat melepaskan dari tangan-Ku. (Ulangan 32:39)   

sama dengan: 

…Maha Suci Allah. Dialah Allah Yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan. (QS. 39:4)

7. MARKUS 12:31 DENGAN HR. TIRMIDZI  

Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri… (Markus 12:31)  
sama dengan: 

Dari Abdullah bin ‘Amru: Rasulullah SAW bersabda: "Orang yang mengasihi akan dikasihi oleh Yang Maha Pengasih. Kasihilah siapapun yang di atas bumi, maka engkau akan dikasihi yang ada di langit…" (HR. Tirmidzi)  
8. ULANGAN 19:21 DENGAN QS. 5:45

Janganlah engkau merasa sayang kepadanya, sebab berlaku: nyawa ganti nyawa, mata ganti mata, gigi ganti gigi, tangan ganti tangan, kaki ganti kaki." (Ulangan 19:21)
Kamu telah mendengar firman: Mata ganti mata dan gigi ganti gigi. (Matius 5:38)  

sama dengan: 

Dan Kami telah tetapkan terhadap mereka di dalamnya (At Taurat) bahwasanya nyawa (dibalas) dengan nyawa, mata dengan mata, hidung dengan hidung, telinga dengan telinga,gigi dengan gigi, dan luka luka (pun) ada kisasnya. Barangsiapa yang melepaskan (hak kisas) nya, maka melepaskan hak itu (menjadi) penebus dosa baginya. Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang zalim.(QS. 5:45)  
9. KELUARAN 34:8-9, MATIUS 26:39 & LUKAS 22:41 DENGAN HR. MUSLIM  

Segeralah Musa berlutut ke tanah, lalu sujud menyembah serta berkata (berdoa): … (Keluaran 34:8-9)
Maka Ia (Yesus) maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: … (Matius 26:39)
Kemudian Ia (Yesus) menjauhkan diri dari mereka kira-kira sepelempar batu jaraknya, lalu Ia berlutut dan berdoa, kata-Nya: … (Lukas 22:41) 

sama dengan: 

Dari Abi Hurairah: bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Sedekat-dekatnya seorang hamba dari Tuhannya ketika dia sedang sujud, maka perbanyaklah doa." (HR. Muslim) 

10. MAZMUR 84:10 DENGAN HR. MUSLIM  

Sebab lebih baik satu hari di pelataran-Mu dari pada seribu hari di tempat lain; lebih baik berdiri di ambang pintu rumah Allahku dari pada diam di kemah-kemah orang fasik. (Mazmur 84:10) 

sama dengan: 

Rasulullah bersabda: "Shalat di masjidku (Masjid Nabawi) seribu kali lebih baik dari lainnya kecuali masjid al-Haram." (HR. Muslim)  

11. YOHANES 5:30 DENGAN QS. 5:117

Aku (Yesus) tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia (Allah) yang mengutus Aku. (Yohanes 5:30)
sama dengan:

Aku (Yesus) tidak pernah mengatakan kepada mereka (Bani Israel) kecuali apa yang Engkau (Allah) perintahkan kepadaku (mengatakannya) yaitu: "Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu", dan adalah aku menjadi saksi terhadap mereka, selama aku berada di antara mereka. Maka setelah Engkau wafatkan aku, Engkau-lah yang mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha Menyaksikan atas segala sesuatu. (QS. 5:117)

12. IMAMAT 19:20 DENGAN QS. 4:25
Apabila seorang laki-laki bersetubuh dengan seorang perempuan, yakni seorang budak perempuan yang ada di bawah kuasa laki-laki lain, tetapi yang tidak pernah ditebus dan tidak juga diberi surat tanda merdeka, maka perbuatan itu haruslah dihukum; tetapi janganlah keduanya dihukum mati, karena perempuan itu belum dimerdekakan. (Imamat 19:20)

sama dengan:

…dan apabila mereka (budak-budak perempuan) telah menjaga diri dengan kawin, kemudian mereka melakukan perbuatan yang keji (zina), maka atas mereka separo hukuman dari hukuman wanita-wanita yang bersuami… (QS. 4:25)

Wassalaam.

Tidak ada komentar: